Brainmatics

Business Process Model and Notation (BPMN): Organization Use Cases

adobe flash

Organisasi berkembang mengakibatkan kompleksitas proses bisnis meningkat. Kompleksitas ini mengakibatkan proses bisnis sulit dipahami. Supaya mudah dipahami, proses bisnis harus dimodelkan. Organisasi melakukan pemodelan tanpa standar. Hal ini mengakibatkan pemahaman yang tidak seragam. Business Process Modeling Notation (BPMN) adalah solusi kendala-kendala tersebut.

BPMN adalah standar notasi grafis yang mendeskripsikan langkah logis dari proses bisnis. BPMN diterima sebagai standar pemodelan proses bisnis baik secara nasional maupun internasional. Secara nasional, BPMN dimuat pada peraturan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2011. BPMN digunakan untuk sebagai acuan menyusun Standard Operating Procedures (SOP) bagi kementerian atau lembaga pemerintah daerah pada peraturan tersebut. Secara internasional, BPMN distandarkan melalui ISO/IEC 19510:2013 Information Technology – Object Management Group Business Process Model and Notation.

Training ini membahas teori dan praktik Business Process Modelling Notation. Materi mencakup dasar BPMN, notasi BPMN, konsep dan metode analisis beban kerja, dan notasi lanjutan BPMN. Materi disampaikan melalui berbagai studi kasus yang telah diaplikasikan pada Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Telkom University, dan PLN Corporate University. Dengan mempraktikkan studi kasus, peserta diharap dapat terlatih untuk menerapkan BPMN pada berbagai kondisi.

 

OBJECTIVES

1. Memahami notasi BPMN
2. Mampu mendokumentasikan proses bisnis dengan BPMN
3. Memahami konsep analisis beban kerja dengan BPMN
4. Mampu melakukan analisis beban kerja dengan BPMN

 

AUDIENCE

1. Pengelola Proses Bisnis
2. Pengembang Organisasi
3. Analis Bisnis
4. Desainer dan Pelaksana Proses
5. Manajer Proyek dan Program
6. Arsitek Bisnis
7. Pemilik Proses
8. Pihak yang terlibat pada transformasi bisnis

 

PREREQUISITES

Tidak ada training khusus yang dipersyaratkan

 

CONTENT

1. BPMN Introduction: Organization Use Cases

1.1 Busniess Process Introduction
1.2 Swimline
1.3 Connecting Object
1.4 Artifact
1.5 Flow Object

2. BPMN Abstraction: Organization Use Cases

2.1 Business Process Discovery
2.2 Business Process Abstraction
2.3 Business Process Framework

3. BPMN Simulation: Organization Use Cases

3.1 Process Validation
3.2 Time Analysis
3.3 Resource Analysis
3.4 Calendar Analysis

4. BPMN Advanced: Organization Use Cases

4.1 Event Advanced
4.2 Activity Advanced
4.3 BPMN Complete Notation

 

INSTRUCTOR

Romi Satria Wahono. Lahir di Madiun, 2 Oktober 1974. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD Negeri Sompok 4 dan SMP Negeri 8 Semarang. Menamatkan SMA di SMA Taruna Nusantara, Magelang pada tahun 1993. Menempuh pendidikan S1 (B.Eng), S2 (M.Eng), dan S3 (Dr.Eng) (on-leave) di bidang Software Engineering di Department of Computer Science di Saitama University, Jepang pada tahun 1999, 2001, dan 2004. Juga menyelesaikan PhD di bidang Software Engineering dan Machine Learning di Faculty of Information and Computer Technology di Universiti Teknikal Malaysia Melaka pada tahun 2014. Mantan PNS dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Cisco certified instructor lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapore. Bidang minat penelitian adalah Software Engineering dan Machine Learning. Professional member dari asosiasi ilmiah IEEE Computer Society (90598687), ACM (6680333) dan PMI (2822015). Pendiri dan CEO dari PT Brainmatics Cipta Informatika, dan PT IlmuKomputerCom Braindevs Sistema, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan software, enterprise architecture, professional training dan certification center.

MansyurMansyur. Lahir di Lebak, tanggal 3 Maret 1988. Menempuh pendidikan S1 dan S2 di bidang Teknik Informatika. Sebagai General Manager sekaligus Enterprise Architecture Consultant di PT Brainmatics Cipta Infomatika. Berpengalaman dalam mengerjakan project Enterprise Architecture di perusahaan swasta maupun institusi pemerintahan sejak tahun 2015. Selain itu berpengalaman dalam menangani project pengembangan software khususnya untuk pendukung pendidikan, seperti eLearning, eLibrary dan sistem knowledge management lainnya. Telah tersertifikasi ITIL® Foundation in IT Service Management.

Wahyu Utomo. Lahir di Semarang. Menyelesaikan pendidikan dasar, menengah, dan atas di SD Negeri Plalangan 01, SMP Negeri 22 Semarang, dan SMK Negeri 11 Semarang. Menempuh pendidikan S1 Teknik Informatika di STMIK Eresha Jakarta. Berpengalaman dalam proyek pengembangan software sebagai Developer, Business Analyst, Systems Analyst dan Project Manager. Saat ini aktif dalam mengerjakan project Enterprise Architecture di perusahaan swasta maupun institusi pemerintahan sejak tahun 2015.