Brainmatics

CMMI (Capability Maturity Model Integration) Fundamentals

Perusahaan menjalankan proses pada aktivitas bisnis. Proses yang ada kemudian dievaluasi secara berkala. Untuk melakukan evaluasi, diperlukan standar yang baku. Standar yang dapat digunakan adalah The Capability Maturity Model Integration (CMMI). CMMI dapat digunakan organisasi untuk meningkatkan performa pelaksanaan standar, proses, dan prosedur (Chaudhary, 2017). CMMI juga dapat digunakan organisasi yang ingin meningkatkan kapabilitas untuk menyediakan produk dan layanan bagi konsumen.

CMMI merupakan model perbaikan kapabilitas untuk meningkatkan performa proses pada berbagai organisasi. Organisasi dapat meningkatkan performa dengan mengaplikasikan panduan dan rekomendasi pada CMMI. CMMI memuat berbagai kumpulan best practice yang ada di industri dan disusun oleh tim ahli. Selain digunakan untuk meningkatkan proses, maturity model ini juga dapat digunakan untuk menilai kematangan suatu organisasi atau unit bisnis. Penilaian dilakukan  berdasarkan best practice pada CMMI dibandingkan dengan kondisi riil organisasi (Chaudhary, 2017).

Training CMMI (Capability Maturity Model Integration) Fundamentals membahas konsep dasar process improvement, process area, komponen-komponen CMMI, dan konsep maturity level pada CMMI. Training akan disertai dengan berbagai studi kasus. Dengan demikian peserta dapat memahami konsep dari CMMI dan mampu mengaplikasikannya pada organisasi masing-masing.

 

OBJECTIVES

  1. Memahami konsep dasar process improvement
  2. Memahami process areas, komponen-komponennya dan relasi antar process area yang ada
  3. Memahami detail generic goals and practices
  4. Memahami dan menerapkan komponen-komponen CMMI
  5. Memahami langkah-langkah untuk memperoleh penilaian maturity level

 

AUDIENCE

  1. Process Improvement Researcher
  2. Appraisal Team Members
  3. Senior Management
  4. Software Quality Assurance Team Member
  5. Software Engineer
  6. Software Engineer Manager

 

PREREQUISITES

Tidak ada training khusus yang dipersyaratkan

 

CONTENT

1.  Introduction

1.1. Process Institutionalization
1.2. About Capability Maturity Models
1.3. Evolution of CMMI
1.4. CMMI Framework
1.5. CMMI for Development

2.  Process Area Components

2.1. Core Process Areas and CMMI Models
2.2. Required, Expected, and Informative Components
2.3. Components Associated with Generic Goals, Generic Practices, and The Process Areas
2.4. Numbering Scheme
2.5. Typographical Conventions

3. Practising the components of CMMI Together

3.1. Understanding Level
3.2. Structures of the Continuous and Staged Representations
3.3. Understanding Capability Levels
3.4. Understanding Maturity Levels
3.5. Process Areas
3.6. Equivalent Staging
3.7. Achieving High Maturity

4. Relationship Among Process Areas

4.1. Process Management
4.2. Project Management
4.3. Engineering
4.4. Recursion and Iteration of Engineering Processes
4.5. Support

5. Using CMMI Models

5.1. Adopting CMMI
5.2. Process Improvement Program
5.3. Selections that Influence Program
5.4. CMMI Models
5.5. Interpreting CMMI When Using Agile Approaches
5.6. Using CMMI Appraisals
5.7. Appraisal Requirements for CMMI
5.8. SCAMPI Appraisal Methods
5.9. Appraisal Considerations

6. Generic Goals and Generic Practices, and The Process Areas

6.1. Generic Goals and Generic Practices
6.2. Causal Analysis and Resolution
6.3. Configuration Management
6.4. Decision Analysis and Resolution
6.5. Integrated Project Management
6.6. Measurement and Analysis
6.7. Organizational Process Definition
6.8. Organizational Process Focus
6.9. Organizational Performance Management
6.10. Organizational Process Performance
6.11. Organizational Training
6.12.Product Integration
6.13. Project Monitoring and Control
6.14. Project Planning
6.15. Process and Product Quality Assurance
6.16. Quantitative Project Management
6.17. Requirements Development
6.18. Requirements Management
6.19. Risk Management
6.20. Supplier Agreement Management
6.21. Technical Solution
6.22. Validation

 

INSTRUCTOR

pak rustamajiRustamaji. Menyelesaikan pendidikan S1 (B.Eng) di University of Manchester pada tahun 1994, dan S2 (M.Sc) di Manchester Metropolitan University pada tahun 1996. Berpengalaman sebagai programmer, tester, systems analyst, project manager, product manager dan principal consultant. Memiliki pengalaman mengerjakan project di beberapa perusahaan di dalam maupun luar negeri. Saat ini aktif mengajar sebagai trainer/consultant dan praktisi di instansi swasta dan pemerintahan.

 

Endy Muhardin. Kelahiran Jakarta, 8 Juni 1979. Menyelesaikan program S1 di Sekolah Tinggi Teknologi Telekomunikasi Bandung pada tahun 2001. Tersertifikasi PHP 4, Java 2 Platform Enterprise Edition, Java 2 non-GUI dan Java 2 Fundamentals dari Brainbench. Aktif sebagai pengajar dan pengembang software dengan teknologi Java, Oracle, Spring Framework, JPOS (ISO-8583) dan MySQL.