Brainmatics

Software Quality Assurance

Kegagalan proyek pengembangan software di dunia mencapai lebih dari 40% (Standish Group di Amerika menyatakan sebesar 42% dan General Accounting Office menyatakan sebesar 52%). Kegagalan ini akan menimbulkan banyak kerugian diantaranya adalah kerugian pada waktu, uang dan reputasi (Hambling 2015). Kegagalan proyek pengembangan software dapat diakibatkan karena tidak adanya proses yang menjamin kualitas software sehingga dapat meminimalisir risiko-risiko yang ada pada setiap tahapan pengembangan software. Risiko ini bersifat teknis dan non teknis. Risiko teknis misalnya adalah software tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya, atau sulit untuk dioperasikan, dimodifikasi atau dikelola. Adapun risiko non teknis misalnya adalah proyek melebihi biaya yang dianggarkan, atau jadwal melewati batas yang direncanakan. Untuk mengurangi risiko-risiko tersebut diperlukan serangkaian aktivitas yang memastikan bahwa setiap proses dilakukan sesuai standar. Software Quality Assurance (SQA) merupakan serangkaian kegiatan yang terencana dan sistematis yang memastikan bahwa proses dan produk software sesuai dengan persyaratan, standar, dan prosedur.

Pengembangan software yang benar menentukan kualitas sebuah software yang dikembangkan. Dengan adanya aktivitas SQA ini diharapkan kebutuhan dan target software yang dikembangkan dapat tercapai. Selain itu, proses pengembangan software juga dapat dibuktikan bahwa proses pengembangan telah dilakukan dengan baik karena SQA mendokumentasikan setiap prosesnya dengan standar.

Training SQA akan membahas mengenai pemahaman tentang bentuk aktivitas yang dilakukan dalam melakukan SQA, ruang lingkup dari aktivitas SQA, pengelolaan proyek dalam melakukan SQA dan sebagainya. Pada training ini juga akan dibahas mengenai standar framework yang dapat diadopsi dalam melakukan SQA. Setelah training ini peserta diharapkan mampu menerapkan SQA pada proyek pengembangan software sehingga dapat meminimalisir kegagalan proyek software.

 

OBJECTIVES

  1. Memahami aspek software quality assurance, quality control, dan kualitas software beserta praktik terbaik, alat dan teknik terbaik untuk para pengembang software
  2. Memahami kualitas spesifikasi, desain, konsruksi dan kesesuaian yang dapat diterapkan ke dalam organisasi pengembangan software baik mikro maupun makro
  3. Memahami dasar framework yang digunakan dalam melakukan aktivitas dan mengetahui langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai kesesuaian dengan model-model tersebut
  4. Mampu menyusun dokumentasi aktivitas SQA

 

AUDIENCE

  1. IT Project Manager
  2. Quality Assurance Manager
  3. Test Manager
  4. Business Analyst
  5. System Analyst

 

PREREQUISITES

  1. Systems Analysis and Design with UML
  2. Software Testing Foundation (iSQI CTFL-Syll2018)

 

CONTENT

1. Quality Assurance Basics

1.1. Understanding quality
1.2. Understanding Specifications
1.3. Definition of Quality from the Standpoint of the Provider
1.4. Quality and Reliability
1.5. Evolution of Concepts of Quality
1.6. Pioneer of Quality Track
1.7. Total Quality Management
1.8. Organizational Goals and Quality Goals
1.9. The important of Quality Department in Software Development Organizations
1.10 The Present Scenario in Software Development Organizations

2. Four Dimensions of Quality

2.1. Background of Dimensions Essential
2.2. Ensuring Quality in Specifications
2.3. Ensuring Quality in Design
2.4. Ensuring Quality in Development (Software Construction)
2.5. Ensuring Conformance Quality

3. Software Product Quality

3.1. Functionality Standpoint
3.2. White Box Standpoint
3.3. Presence of Defects in the Product
3.4. Program Quality
3.5. Measurement of Product Quality

4. Organizational Environments that Foster a Quality Culture

4.1. Quality and Organizational Environment
4.2. The Important of Independent Quality Assurance Department
4.3. The Role of a Quality Assurance Department
4.4. The Position of the Quality Assurance Department in the Organization
4.5. Organization of a Quality Assurance Department
4.6. Organization and Staffing of a Quality Assurance Department
4.7. A Well-defined and Institutionalized Software Development Process
4.8. A system of recognition and rewards
4.9. Commitment of senior management

5. Software Verification

5.1. Walkthroughs (Peer Reviews)
5.2. Inspections
5.3. Audits
5.4. Verification Process
5.5. Implementation of Verification Activities in Projects

6. Validation

6.1. Validation of Software Designs
6.2. Validating the Product Specifications
6.3. Validating the Software Product
6.4. Testing Different Types of Software Product
6.5. Testing Basics
6.6. Approaches to Testing
6.7. Test Case Design
6.8. Test Environment
6.9. Testing Scenarios
6.10. Product Testing
6.11. Best Practices in Testing
6.12. Automation of Testing and Use of Testing Tools

7. Software Product Reliability

7.1. Software Disasters
7.2. Software Reliability
7.3. Cause of Software Failures
7.4. Prediction of Software Reliability
7.5. Software Reliability Improvement

8. Process Quality

8.1. Understanding Process and Process Quality Evolution
8.2. Process Definition
8.3. A ligning the Process with a Process Model
8.4. Process Improvement
8.5. Process Stabilization
8.6. Software Development Process
8.7. Components of a Process
8.8. Process Certification

9. New Paradigm for Software Quality

9.1. The Fallacy of Certifications
9.2. Criticisms of Maturity Models
9.3. A New Paradigm for Software Quality Assurance

 

INSTRUCTOR


pak hendroHendro Subagyo.
Menyelesaikan program S1 (B.Eng) dan S2 (M.Eng) pada jurusan Ilmu Komputer dan Informasi Matematik di The University of Electro-Communications, Tokyo, Jepang pada tahun 1999 dan 2001. Saat ini sedang menyelesaikan program S3 (PhD) pada jurusan dan universitas yang sama. Peneliti di Pusat Dokumentasi Informasi Ilmiah (PDII), Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI). Memiliki minat pada sistem operasi, pemrograman dan bahasa pemrograman (khususnya Java dan Real-Time Java) dan komputer aritmatika. Pengembang aplikasi berbasis Java (J2SE dan J2EE) di beberapa perusahaan IT di Jepang dan Indonesia. Cisco Certified Instructor pada Cisco Regional Academy Centre for Scientific Documentation and Information-LIPI

pak rustamajiRustamaji. Menyelesaikan pendidikan S1 (B.Eng) di University of Manchester pada tahun 1994, dan S2 (M.Sc) di Manchester Metropolitan University pada tahun 1996. Berpengalaman sebagai programmer, tester, systems analyst, project manager, product manager dan principal consultant. Memiliki pengalaman mengerjakan project di beberapa perusahaan di dalam maupun luar negeri. Saat ini aktif mengajar sebagai trainer/consultant dan praktisi di instansi swasta dan pemerintahan.