Brainmatics

1 Hour Online Training: 10 Mitos Software Engineering

Menurut data statistik, tingkat kegagalan project software di dunia ini mencapai lebih dari 40%. Di Amerika, Standish Group mencatat kegagalan mencapai 42%, sedangkan General Accounting Office menemukan fakta bahwa kegagalan pengembangan software mencapai 53% (Dennis, 2012). Semakin besar ukuran dari software, semakin besar kemungkinan kegagalan dalam pengembangan dan penerapan. Kegagalan ini dapat kita lihat di lingkungan sekitar kita. Banyak penerapan software seperti dipaksakan ada. Software justri tidak membawa manfaat dan keuntungan apapun, bahkan menyebabkan peningkatan biaya dan waktu.

Hal ini dapat terjadi dikarenakan proses analisis software yang tidak matang. Selain itu, tidak sedikit juga disebabkan oleh kesalahan pemahaman yang secara turun temurun yang sebetulnya tidak efektif dan efisien dalam pengembangan software. Sebagai contoh, di program pendidikan atau inkubasi startup, banyak anak muda yang memiliki kemampuan programming dan coding, sayangnya banyak yang salah kaprah memahami bahwa untuk menjadi startup sukses, modal yang diperlukan hanya coding. Padahal yang lebih penting lagi dalam membangun startup adalah kemampuan membaca kebutuhan pasar, kemampuan melakukan analisis kelayakan, baik ekonomi, teknis dan organisasi dari software yang akan kita kembangkan. Pengembang kita banyak yang mengerti “how to write a code“, tetapi gagal memahami “how to develop a software“.

Banyak sekali mitos-mitos lain yang selama ini kita percayai bahwa itu benar, ternyata tidak sepenuhnya benar. Pada training 1 jam ini disajikan untuk memberikan wawasan bagi para praktisi startup, system analyst, business analyst, programmer, IT Manager, agar tidak terjebak dalam mitos-mitos pengembangan software, sehingga jauh lebih memahami kebutuhan software yang betul-betul diperlukan dan punya manfaat.

INSTRUCTOR

Romi Satria Wahono. Lahir di Madiun, 2 Oktober 1974. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah di SD Negeri Sompok 4 dan SMP Negeri 8 Semarang. Menamatkan SMA di SMA Taruna Nusantara, Magelang pada tahun 1993. Menempuh pendidikan S1 (B.Eng), S2 (M.Eng), dan S3 (Dr.Eng) (on-leave) di bidang Software Engineering di Department of Computer Science di Saitama University, Jepang pada tahun 1999, 2001, dan 2004. Juga menyelesaikan PhD di bidang Software Engineering dan Machine Learning di  Faculty of Information and Computer Technology di Universiti Teknikal Malaysia Melaka pada tahun 2014. Mantan PNS dan peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Cisco certified instructor lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapore. Bidang minat penelitian adalah Software Engineering dan Machine Learning. Professional member dari asosiasi ilmiah IEEE Computer Society (90598687), ACM (6680333) dan PMI (2822015). Pendiri dan CEO dari PT Brainmatics Cipta Informatika, dan PT IlmuKomputerCom Braindevs Sistema, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan software, enterprise architecture, professional training dan certification center.

 

PENDAFTARAN

Klik daftar untuk melakukan pendaftaran